Perbedaan Antara Yoga dan Pilates

1 November 2019 Perbedaan Antara Yoga dan Pilates

Ada banyak sekali olahraga yang dapat kita pilih untuk menyehatkan tubuh. Bisa saja olahraga lari, bersepeda, atau memilih pergi latihan ke gym. Di antara sekian banyak pilihan olahraga, olahraga jenis apa yang kamu sukai?. Apakah kamu justru lebih memilih olahraga yang dilakukan dalam ruangan seperti yoga dan pilates?

Semuanya bisa anda lakukan sesuai kebutuhan dan waktu yang ada. Pastikan olahraga yang anda pilih sesuai dengan kemampuan dan dilakukan sesuai prosesnya. Bicara mengenai yoga dan pilates, apakah anda sudah cukup mengetahui dengan jelas jenis dari kedua olahraga tersebut ?.

Jika anda ingin mencoba salah satu atau kedua dari olahraga tersebut, ada baiknya ketahui terlebih dahulu perbedaannya. Dengan mengetahui perbedaan dari kedua olahraga tersebut anda dapat memilih yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anda. Memilih dua-duanya ? tidak masalah, lalu apa saja perbedaan dari kedua olahraga ini ?.

1. Asal Mula Yoga dan Pilates

Yoga merupakan salah satu dari pilihan jenis olahraga yang sudah dikenal dari ribuan tahun yang lalu. Awalnya yoga digunakan oleh biksu di India untuk pengembangan latihan fisik dan mental. Mereka melakukan latihan ini untuk memperkuat diri dari segi fisik maupun mental.

Seperti yang kita ketahui, yoga dapat digunakan untuk meditasi yang dapat meningkatkan fokus untuk berpikir jernih. Dari sini, yoga berkembang pesat menjadi beberapa jenis. Yoga yang terkenal sampai sekarang adalah bikram yoga atau hot yoga dan vineyasa yoga.

Sedangkan pilates baru muncul pada pertengahan abad ke-20. Diciptakan oleh Joseph Pilates seorang warga Jerman. Sekarang ini sudah banyak berkembang di Negara lain, tidak hanya di Jerman saja termasuk Indonesia.

2. Komponen Utama Yoga dan Pilates

Ketika melakukan yoga, didasari oleh beberapa komponen dari tubuh yakni tubuh itu sendiri, pikiran dan jiwa. Tubuh akan memproses bagiannya agar menjadi lebih fleksibel dari waktu ke waktu. Diserta dengan pikiran yang fokus maka akan tercipta meditasi yang baik. Dalam meditasi akan membawa ketenangan bagi jiwa seseorang.

Pilates memiliki komponen tubuh dan pikiran saja. Pikiran yang jernih akan mampu memahami gerakan pilates dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan dengan tubuh yang sehat. Kualitas hidup meningkat dan seseorang yang melakukan pilates lebih tenang dari sebelumnya.

3. Teknik Pernapasan

Mempelajari tekni pernapasan yang baik sangat penting ketika melakukan olahraga. Pada yoga, pernapasan kita dilatih dengan lebih kompleks dan dalam. Terdapat tingkatan pernapasan yang beragam dari yang simpel hingga yang kompleks. Selain itu prosedur dari yoga lebih merujuk kepada konsentrasi dan meditasi.

Sedangkan pada pilates tidak ada teknik pernapasan tertentu sebagai aturan dalam prosesnya. Pernapasan dalam pilates dilakukan dengan menghirup udara dari hidung dan dikeluarkan lewat mulut secara perlahan-lahan. Meski tidak ada teknik pernapasan khusus, prosedur dari pilates cukup padat.

4. Pelaksaan Yoga dan Pilates

Yoga dilakukan dengan fokus untuk melatih kelenturan tubuh. Peserta yoga akan belajar bagaimana fokus dengan meditasi, mendapatkan postur tubuh yang baik serta urutan gerakan sesuai dengan yang diinstruksikan oleh pelatih. Ragam gerakan yang dilakukan selama yoga memadukan ketiga komponen pada poin satu yang diwujudkan dengan olah fisik yang baik.

Pilates dilakukan lebih tertata dibandingkan yoga. Pelatih akan memberikan instruksi secara terperinci dan detail mengenai prosesnya. Umumnya disesuaikan pula dengan kebutuhan pesertanya. Karena berbeda kebutuhan akan berbeda pula rangkaian latihannya. Misalnya bagi yang ingin menurunkan berat badan akan berbeda latihannya dengan yang ingin sehat tanpa tujuan lainnya.

Setelah penjelasan pada 4 poin diatas mengenai perbedaan yoga dan pilates, sebaiknya anda mencoba keduanya untuk dapat menentukan mana yang lebih cocok bagi anda. Jika anda butuh perlengkapan yoga maka bisa dapatkan di Happyfit